Definisi ‘kemerdekaan finansial’ menurut Gen Z: bukan cuma soal hidup tenang dengan gaji besar
Kalau ngomongin soal masa depan, anak muda zaman sekarang punya sudut pandang yang jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Tadinya istilah financial freedom sering diasosiasikan dengan tumpukan kekayaan, Gen Z justru memandangnya secara lebih realistis dan bermakna.
Buat kamu yang penasaran, menuju financial freedom di usia muda tidak selalu tentang memiliki rekening gendut tanpa batas. Ayo kita bedah bareng pandangan mereka serta langkah nyata mencapainya bersama Honest.
Definisi ‘kemerdekaan finansial’ menurut Gen Z

Bagi generasi Z, kemerdekaan finansial itu tentang memiliki kontrol penuh atas pilihan hidup tanpa terbebani rasa cemas. Kira-kira inilah beberapa poin utama mengenai makna kemerdekaan finansial di mata mereka:
1. Bebas dari stres finansial dan utang konsumtif
Bisa tidur nyenyak tanpa dihantui cicilan barang impulsif jauh lebih berharga daripada memiliki nominal gaji fantastis tetapi habis untuk menutupi gaya hidup.
2. Fleksibilitas waktu dan ruang kerja
Punya kebebasan buat memilih pekerjaan yang sesuai dengan passion atau menjalani gaya hidup fleksibel tanpa harus terjebak dalam rutinitas kantor yang melelahkan secara mental.
3. Kesiapan menghadapi ketidakpastian ekonomi
Memegang dana cadangan yang cukup buat bertahan hidup di tengah situasi darurat tanpa harus bergantung pada orang lain atau meminjam uang sembarangan.
Mengutip dari buku perencanaan keuangan Financial Freedom for Millennials oleh Safir Senduk, kemerdekaan finansial sejati diukur dari seberapa lama seseorang bisa bertahan hidup tanpa bekerja aktif, bukan dari seberapa besar uang yang dibelanjakannya.
Kamu bisa memperdalam pemahaman ini dengan menyimak ulasan penting tentang literasi keuangan serta panduan lengkap cara mencapai financial freedom di usia muda.
Langkah mencapai kemerdekaan finansial ala Gen Z

Mewujudkan kebebasan finansial pastinya perlu konsistensi dan strategi pengelolaan dana yang cerdas sejak dini. Inilah beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan mulai hari ini:
1. Membuat anggaran pengeluaran yang realistis
Jangan lupa selalu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran agar arus kas pribadi tetap terpantau dengan jelas setiap bulannya. Kamu bisa mencoba dengan membuat tabel pengeluaran dan pemasukan di aplikasi seperti Excel atau yang lebih gampang dengan download aplikasi pencatat keuangan di HP.
2. Membangun rekening keuangan yang sehat
Pastikan rekam jejak kreditmu tetap aman. Mengutip dari penjelasan resmi Bank Indonesia di rubrik informasi sistem layanan informasi keuangan, riwayat kredit yang bersih penting banget buat masa depan. Nah, kamu bisa cek riwayat BI checking dan melakukan cek skor kredit.
3. Memanfaatkan teknologi keuangan secara bijak
Gunakan sarana digital penunjang produktivitas seperti aplikasi kartu kredit melalui Honest App untuk mempermudah transaksi harianmu. Dengan kartu kredit Honest, kamu bisa lebih gampang mengatur pengeluaran dan bayar tagihan pakai kartu kredit secara transparan, serta memanfaatkan berbagai fitur kartu kredit yang transparan.
4. Hindari mengeluarkan uang atau berhutang untuk sesuatu yang nggak perlu
Kalau kamu ingin merdeka secara finansial, sebaiknya hindari mengeluarkan uang atau berhutang untuk sesuatu yang sebenarnya nggak terlalu kamu butuhkan.
Misalnya kamu tiba-tiba tertarik untuk ganti HP karena melihat fiturnya yang lebih canggih, padahal kamu baru saja membeli HP baru beberapa bulan lalu dengan spesifikasi dan kualitas yang sebenarnya nggak jauh berbeda. Nah, pengeluaran ini yang sebaiknya kamu tahan dulu. Sebelum membeli apapun, pastikan memang benar-benar membutuhkannya, bukan sekedar menginginkannya.
Sudah paham, kan definisi kemerdekaan finansial versi Gen Z? Yuk, persiapkan diri kamu meraih kemerdekaan finansial bersama Honest dari sekarang!
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Apakah pekerjaan utama saja cukup untuk merdeka finansial di zaman sekarang?
Zaman sekarang mengandalkan pekerjaan utama saja sebenarnya kurang mencukupi. Itulah kenapa, banyak anak muda terutama Gen Z dan milenial menambah sumber penghasilan dengan cara melakukan pekerjaan sampingan atau side hustle. Contohnya jualan online, freelance, dan sebagainya.
2. Berapa idealnya persentase pendapatan untuk dijadikan investasi?
Idealnya kalau kamu ingin investasi, sisihkan minimal 20% setiap bulan dari pendapatanmu. Kamu bisa mengalokasikannya untuk membeli saham, reksadana, emas, ataupun produk investasi lainnya.
3. Kenapa budaya ngopi dan nongkrong di kalangan Gen Z-milenial bisa menghambat kemerdekaan finansial?
Kebiasaan ngopi dan nongkrong meskipun jumlahnya nggak banyak, tapi kalau terlalu sering dan susah mengontrolnya lama-kelamaan bisa menyebabkan pemborosan. Ini dinamakan latte factor, di mana pengeluaran yang kamu anggap hanya sedikit tapi rutin itu sewaktu-waktu bisa mengancam keuanganmu.
4. Seberapa penting dana darurat untuk Gen Z?
Menabung dana darurat di zaman sekarang sangatlah penting karena bisa digunakan saat kondisi urgent. Contohnya setelah terkena PHK, membayar biaya berobat, dan lain-lain tanpa harus menjual aset.
5. Bagaimana cara menghadapi biaya hidup yang semakin tinggi?
Satu-satunya cara terbaik untuk menghadapi kenaikan biaya hidup di zaman sekarang adalah dengan menambah penghasilan. Kamu bisa menambah atau upgrade skill sembari mencari penghasilan sampingan untuk menambah pendapatan.
What are you waiting for?
Get your Honest Card today







