Tips menggunakan QRIS untuk transaksi sehari-hari agar aman dan tidak boros
Sekarang, hampir semua transaksi bisa diselesaikan cuma dengan satu kali scan berkat kehadiran QRIS. Mau bayar makan, belanja, sampai parkir pun jadi lebih praktis. Tapi di balik kemudahannya, ada risiko yang tidak boleh diabaikan.
Modus penipuan makin beragam, dan sistem yang serba instan juga bisa bikin kita lebih mudah boros tanpa sadar. Biar tetap nyaman dan aman, yuk simak tips menggunakan QRIS untuk transaksi sehari-hari agar tidak tertipu dan keuangan tetap terkontrol!
1. Aktifkan notifikasi setiap transaksi
Tips menggunakan QRIS yang pertama, yaitu mengaktifkan notifikasi setiap transaksi. Dengan notifikasi real time, kamu langsung tahu setiap uang keluar. Jadi kalau ada transaksi mencurigakan, kamu bisa segera ambil tindakan. Notifikasi juga bantu kamu lebih sadar pengeluaran harian, lebih aware sama jumlah uang yang kamu pakai.
Nah, kalau dompet digital, kebanyakan memang sudah dilengkapi notifikasi real-time. Tapi beda cerita dengan kartu kredit, fitur notifikasi instan masih tergolong jarang. Makanya, kalau kamu mau bayar QRIS pakai kartu kredit tapi tetap ingin aman dan terkontrol, Honest Card bisa jadi pilihan. Lewat Honest, kamu bisa transaksi QRIS di ribuan merchant hanya dengan satu kode QR. Terus notikasi real timenya langsung muncul di aplikasi kartu kredit Honest App.
Nggak cuma itu, kartu kredit Honest juga dikenal sebagai kartu kredit yang fleksibel. Semua prosesnya serba digital mulai dari pengajuan sampai pengaturan kartu cukup lewat aplikasi. Approval-nya tinggi, limit bisa sampai Rp100 juta, dan bisa dipakai di manapun kartu Visa diterima, baik di dalam maupun luar negeri.
Soal biaya juga lebih ramah. Kalau kamu bayar lunas dan tepat waktu, nggak ada biaya tambahan seperti biaya tahunan, denda keterlambatan, biaya transaksi luar negeri, sampai biaya bayar tagihan. Bahkan kalau belum bisa lunas pembayaran tagihannya, tetap ada opsi bayar minimum dengan satu biaya yang simpel. Ditambah lagi, tiap transaksi bisa ngumpulin Honest Poin yang bisa ditukar cashback jadi kartu kredit QRIS satu ini tetap fleksibel tanpa bikin keuangan keteteran.
2. Scan QR dari merchant terpercaya
Cara menggunakan QRIS supaya tetap aman selanjutnya adalah memastikan kode QR yang kamu scan berasal dari merchant terpercaya. Bukan berarti kamu nggak boleh bayar ke UMKM justru salah satu tujuan penerapan QRIS oleh Bank Indonesia adalah mendorong UMKM masuk ke ekosistem ekonomi digital. Tapi tetap perlu waspada dan hati-hati. Sebelum konfirmasi pembayaran, pastikan nama merchant yang muncul di layar sesuai dengan tempat kamu bertransaksi, supaya terhindar dari salah bayar atau modus penipuan.
4. Manfaatkan promo dan cashback yang ada
Supaya transaksi pakai QRIS nggak bikin boros, kamu bisa manfaatkan promo dan cashback yang tersedia. Kaya transaksi QRIS pakai Honest Card yang bisa dapat cashback hingga 0,2% setiap transaksi. Lumayan kan, belanja tetap jalan tapi ada yang kembali.
Selain itu, biasanya di momen tertentu seperti event spesial atau ulang tahun bank sering muncul promo tambahan. Kamu juga bisa menggabungkannya dengan promo di aplikasi belanja yang sudah terhubung QRIS. Intinya, pintar-pintar pilih waktu dan promo, jadi transaksi tetap praktis tanpa bikin pengeluaran membengkak.
5. Hindari transaksi menggunakan Wi-Fi umum
Cara menggunakan QRIS tap tetap aman bisa hindari transaksi menggunakan Wi-Fi umum. Soalnya, jaringan Wi-Fi publik cenderung minim keamanan dan lebih mudah disusupi pihak tidak bertanggung jawab. Risiko yang bisa terjadi misalnya penyadapan data (data sniffing), serangan man-in-the-middle dimana pelaku bisa menyelipkan diri di antara koneksi kamu dan sistem pembayaran, sampai pencurian informasi akun atau data transaksi.
Kalau transaksi QRIS dilakukan lewat jaringan seperti ini, data pembayaran berpotensi bocor atau dimanipulasi tanpa kamu sadari. Jadi, sebaiknya gunakan data seluler pribadi atau Wi-Fi yang benar-benar kamu percaya saat melakukan pembayaran QRIS, biar transaksi tetap aman dan kamu bisa bayar dengan lebih tenang.
6. Pisahkan dana sesuai kebutuhan
Terakhir, sebagai langkah antisipasi supaya nggak kalap saat transaksi QRIS, pisahkan dana sesuai kebutuhan. Hindari menaruh semua uang di satu dompet digital. Soalnya, kalau saldo kelihatan aman, kita jadi lebih gampang beli tanpa mikir. Ujung-ujungnya baru sadar saat uang sudah keluar banyak dan malah nyesel sendiri. Dengan membagi dana, misalnya khusus harian, tabungan, dan kebutuhan mendadak, kamu jadi lebih terkontrol dan nggak gampang kebablasan.
Nah, itu dia 6 cara menggunakan QRIS supaya tetap aman dan tidak boros. Kemudahan QRIS memang bikin semua jadi serba praktis, tapi jangan sampai justru jadi boomerang karena kita kurang bijak menggunakannya. Kuncinya ada di kontrol diri dan pengelolaan keuangan yang sadar.
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Apakah ada biaya tambahan saat membayar menggunakan QRIS?
Sesuai aturan Bank Indonesia (BI), pelanggan tidak boleh dikenakan biaya tambahan saat membayar menggunakan QRIS.
2. Lebih hemat pakai QRIS atau e-wallet?
Tergantung promo yang ditawarkan. Biasanya e-wallet mengadakan promo yang cashbacknya dalam bentuk poin, sedangkan QRIS pada bank/kartu kredit biasanya memberikan diskon langsung dalam bentuk voucher belanja (potongan harga).
3. Berapa minimal nominal pembayaran QRIS?
Nggak ada batasan nominal pada pembayaran QRIS! Kamu bahkan bisa membayar mulai nominal terkecil, seperti 1 rupiah.
4. Apa yang harus diperhatikan saat transaksi menggunakan QRIS?
Sebelum melakukan transaksi QRIS, perhatikan dan pastikan nama merchant yang kamu scan. Setelah itu, pastikan nominal yang akan kamu bayarkan. Ini perlu dilakukan untuk menghindari salah transfer dan QRIS palsu.
5. Apakah QRIS hanya bisa digunakan saat ada internet?
Ya. Transaksi QRIS membutuhkan internet, jadi sebelum melakukan transaksi dengan QRIS pastikan koneksi internetmu aktif.
What are you waiting for?
Get your Honest Card today








