Intip rahasia menabung yang benar supaya tidak diambil dan terpakai, yuk simak!
Ingin jalan-jalan ke Maldives? Atau sekedar ingin belanja di Singapore? Mending nabung dulu, yuk! Menabung adalah salah satu aktivitas penting dalam pengelolaan keuangan. Tidak hanya untuk memenuhi keinginan yang direncanakan di masa depan, menabung dana yang cukup juga penting untuk menjaga stabilitas keuangan saat ini maupun nanti.
Banyak orang yang sudah sadar pentingnya menabung, tapi caranya masih belum benar. Akibatnya, saldo tabungan masih terus berubah karena terlalu sering diambil. Ingin mengumpulkan uang yang cukup untuk kebutuhan di masa depan? Ketahui cara menabung yang benar supaya tidak diambil berikut ini!
1. Sisihkan bukan sisakan
Salah satu prinsip penting dalam menabung adalah “sisihkan dan bukan sisakan”. Artinya, setelah kamu mendapatkan gaji atau penghasilan harian, segera sisihkan sebagian dari pendapatan tersebut untuk ditabung.
Menurut aturan keuangan 50:30:20, setidaknya 20% dari pendapatan sebaiknya ditabung atau diinvestasikan. Misalnya, tiap bulannya kamu mendapatkan gaji Rp3.500.000. Maka, setidaknya Rp700.000 harus masuk rekening tabungan. Dengan demikian, jumlah uang yang masuk ke rekening tersebut akan tetap sama setiap bulannya. Namun, aturan ini tidak mengikat. Kamu bisa menentukan persentase uang yang kamu tabung sesuai dengan kemampuan.
2. Sisihkan uang receh
Selain dengan metode menyisihkan pendapatan di atas, kamu bisa menumbuhkan kebiasaan menabung di rumah dengan cara menyisihkan uang receh. Cara menabung di rumah ini cukup sederhana, yaitu siapkan celengan atau kantong khusus uang receh. Lalu, simpan setiap uang kembalian belanja di tempat tersebut.
Uang yang terkumpul dari menyisihkan uang receh ini bisa digunakan untuk banyak hal loh, mulai dari membeli pulsa dan paket data, top up dompet digital sampai dimasukkan ke Honest Savings untuk kemudian digunakan untuk membayar tagihan dengan kartu kredit Honest. Menyisihkan uang receh di celengan juga bisa digunakan sebagai alat untuk mendidik anak atau keponakan kamu mengenai pentingnya menabung dan menunda keinginan.
3. Buat rekening tabungan terpisah
Cara menabung supaya tidak diambil yang kedua adalah membuat rekening tabungan terpisah. Kalau bisa, pastikan kamu tidak memiliki kartu ATM, aplikasi mobile banking atau jenis fasilitas perbankan lainnya untuk rekening yang satu ini, termasuk QRIS. Tujuannya adalah supaya kamu tidak memiliki akses yang fleksibel untuk mengambil uang di rekening tersebut.
Contoh, kamu memiliki Rp3.500.000 sebagai gaji. Kamu bisa memasukkan Rp2.800.000 dari gaji kamu tersebut ke dalam Honest Savings. Kamu bisa menggunakan uang di Honest Savings tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara membayar menggunakan kartu kredit Honest. Adapun Rp700.000 sisanya bisa kamu masukkan ke rekening bank lain yang mana kamu tidak memiliki kartu ATM maupun mobile banking bank ini.
4. Tentukan tujuan tabungan
Kadang membuat rekening tabungan terpisah saja belum cukup untuk memotivasi orang supaya tidak mengambil uang tabungannya. Jika kamu termasuk golongan seperti ini, maka bisa memotivasi diri untuk tidak mengambil uang tersebut dengan cara menentukan tujuan dari tabungan yang kamu miliki.
Ada banyak alasan orang mulai menabung, mulai dari mempersiapkan kebutuhan tidak terduga (dana darurat), ingin jalan-jalan, sampai mempersiapkan dana pensiun. Catat tujuan tabungan ini di setiap celengan atau rekening tabungan yang kamu buat supaya kamu tetap termotivasi untuk menabung.
5. Manfaatkan fasilitas dari bank
Saat ini bank di Indonesia menawarkan produk keuangan yang bervariasi dari segi jumlah bunga, tenor dan likuiditas (susah atau mudah diambil). Nah, salah satu cara menabung supaya tidak diambil sembarangan adalah dengan menggunakan produk tabungan bank yang susah diambil, seperti deposito atau tabungan rencana. Khusus untuk tabungan dana pensiun, kamu juga bisa menggunakan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
Selain dengan membuka tabungan likuiditas rendah, kamu juga bisa menggunakan fitur autodebet (penarikan otomatis). Misalnya, kamu membuka rekening khusus tabungan pendidikan yang dilengkapi dengan fitur autodebet. Maka, setiap bulannya kamu tidak perlu repot-repot ke bank, tabungan pendidikan tersebut akan secara otomatis mengambil dan mengurangi saldo di rekening utama kamu (rekening yang kamu gunakan untuk keperluan sehari-hari).
Ditengah kehidupan masyarakat yang cashless seperti saat ini, membangun kebiasaan menabung yang baik dan benar itu penting, supaya berbagai kemudahan pembayaran yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi dapat digunakan dengan lebih bijaksana. Honest App memungkinkan kamu untuk menabung dan membayar langsung dalam satu aplikasi saja. Download aplikasi ini sekarang juga untuk keuangan yang lebih aman dan nyaman di masa depan.
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Kenapa tabungan selalu habis sebelum akhir bulan?
Tabungan yang selalu habis sebelum akhir bulan bisa saja terjadi akibat kurang baiknya pengelolaan finansial yang kamu lakukan. Kamu bisa memperbaikinya dengan cara mengevaluasi pengeluaran, kemudian menghitung dan membuat prioritas pengeluaran.
2. Menabung di celengan fisik apakah masih efektif?
Menabung di celengan fisik masih bisa kamu lakukan, dengan catatan celengan yang kamu gunakan tidak mudah dibuka dan ditutup. Selain itu, gunakan bahan celengan yang berkualitas agar uang yang kamu simpan tetap awet atau tidak rusak dalam jangka panjang.
3. Apakah tabungan boleh dijadikan dana darurat dalam kondisi mendesak?
Ya. Kamu dapat menggunakan tabungan sebagai dana darurat jika sedang dalam kondisi mendesak. Selanjutnya supaya tabungan kamu nggak selalu terpakai dalam kondisi urgent, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian pendapatan untuk dana darurat juga, ya!
4. Menabung emas dan reksa dana apakah worth it?
Cara menabung agar tidak gampang diambil dan terpakai, salah satunya dengan menjadikannya instrumen investasi, seperti logam mulia maupun reksa dana. Dengan begitu, uang kamu akan terkunci dan kamu akan berpikir ulang untuk menariknya karena proses pencairannya biasa memakan waktu 3-7 hari kerja.
5. Apakah penghasilan kecil bisa punya tabungan?
Nggak harus menabung dalam jumlah besar. Kamu bisa menerapkan micro-saving atau menabung kecil-kecilan setiap hari. Salah satu contohnya dengan menabung Rp5.000 setiap hari atau setiap mendapatkan uang kembalian dari belanja.
What are you waiting for?
Get your Honest Card today








