Honest Bank Whatsapp
Keuntungan pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit dan cara melakukannyaKeuntungan pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit dan cara melakukannya

Keuntungan pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit dan cara melakukannya

Farichatul Chusna
Aug 10, 2026
Jump to:

Salah satu manfaat memiliki sebuah kartu kredit adalah kamu bisa menggunakan kartu ini untuk memenuhi kebutuhan darurat. Termasuk diantaranya adalah untuk membayar tagihan obat, rumah sakit dan penggunaan fasilitas kesehatan lainnya. Mengapa demikian? Yuk ketahui keuntungan pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit di bawah ini:

Keuntungan membayar tagihan medis dengan kartu kredit

1. Praktis dan mudah

Bayar tagihan rumah sakit dengan kartu kredit relatif lebih praktis dibanding dengan menggunakan uang tunai. Kamu tidak perlu buru-buru mengambil uang tunai apabila ada kondisi darurat terjadi. Cukup serahkan kartu BPJS dan kartu kredit kamu ke kasir untuk diproses di dalam sistem. Dengan demikian, kamu nggak perlu pusing jika ada anggota keluarga yang tiba-tiba sakit atau kecelakaan. 

Begitu pula ketika kamu perlu menebus obat dari rumah sakit, atau aplikasi penyedia layanan kesehatan seperti Klikdokter dan Halodoc. Cukup masukkan data kartu kredit kamu ke dalam sistem sebagai metode pembayaran utama. 

2. Tagihan bisa diangsur

Keuntungan pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit yang lainnya adalah tagihan medis kamu bisa dibayar dalam jumlah minimal dan kemudian sisanya bisa diangsur. Hal ini cocok untuk meringankan beban biaya medis yang nilainya cukup besar. 

Contohnya, kamu perlu melakukan tes darah di RSUD dekat rumah dengan biaya tes sebesar Rp2.500.000. Dengan menggunakan kartu kredit, kamu bisa membayar sebesar Rp250.000 atau Rp500.000 terlebih dahulu dan sisanya dicicil menggunakan fitur installment loan

Namun, perlu diingat bahwasannya membayar tagihan kartu kredit dengan cara dicicil seperti ini akan dikenakan bunga, yang umumnya sebesar 1,75% per bulan untuk setiap cicilan. Jadi, sebelum menggunakan fasilitas ini, pastikan kamu sudah mempertimbangkannya dengan hati-hati. 

3. Fleksibel

Kartu kredit juga bisa digunakan untuk membayar layanan kesehatan yang tidak tercakup oleh BPJS, seperti cek di laboratorium swasta atau medical check up untuk keperluan mendaftar kerja atau perguruan tinggi. Biaya tes-tes seperti ini seringkali cukup mahal, apalagi jika kamu harus pergi ke luar kota karena rumah sakit di kota kabupaten kamu tidak memiliki fasilitas yang dibutuhkan. 

Pembayaran tagihan medis dengan kartu kredit juga bisa lebih fleksibel dibandingkan dengan menggunakan jasa asuransi swasta. Pasalnya, tidak jarang perusahaan asuransi swasta hanya bekerjasama dengan rumah sakit- rumah sakit tertentu saja supaya bisa diklaim, sehingga  kamu tidak bisa mendapatkan klaim penuh jika tidak periksa di fasilitas-fasilitas kesehatan tersebut. 

Kartu kredit Honest adalah credit card dengan logo Visa. Ini artinya, kartu ini bisa digunakan untuk membeli barang dan jasa di jutaan merchant di seluruh dunia, termasuk rumah sakit-rumah sakit pemerintah dan swasta di Indonesia.

Tapi untuk perlindungan diri dengan lebih maksimal, kamu bisa memiliki kartu kredit, BPJS dan asuransi swasta sekaligus. Jadi, apabila ada tagihan yang tidak di-cover oleh BPJS atau asuransi swasta, kamu bisa bayar tagihan rumah sakit dengan kartu kredit. 

4. Membangun skor kredit

Keuntungan tambahan dari bayar tagihan rumah sakit dengan kartu kredit adalah bisa membantu kamu membangun skor kredit. Hal ini dengan catatan, kamu bisa bayar tagihan tepat waktu secara lunas atau tidak lunas tapi rajin dan berkomitmen membayar tagihan. Sebab, skor kredit justru akan turun apabila kamu gagal membayar tagihan secara tepat waktu meskipun sudah dicicil. 

Karena banyak manfaat di atas, tidak heran jika di luar negeri, sudah banyak credit card khusus untuk membayar tagihan medis dan rumah sakit. Di Indonesia, kamu bisa cukup menggunakan kartu kredit Honest dan aplikasi kartu kredit Honest App untuk membayar tagihan ini. Sebab, skemanya kurang lebih sama yaitu kamu nggak perlu membayar bunga apabila bisa membayar tagihan medis secara lunas dan tepat waktu. 

Cara bayar tagihan medis dengan kartu kredit

1. Pastikan fasilitas kesehatan tersebut menerima pembayaran menggunakan kartu kredit

Langkah pertama adalah dengan memastikan fasilitas kesehatan yang dituju menerima pembayaran menggunakan kartu kredit. Pasalnya, pembayaran  tagihan medis dengan kartu kredit membutuhkan mesin EDC dan sistem yang mendukung kasir untuk memasukkan data kartu. Biasanya, fasilitas kesehatan yang menerima pembayaran menggunakan kartu ATM juga menerima pembayaran menggunakan credit card karena model pembayarannya yang kurang lebih sama.

 2. Pastikan sisa limit cukup untuk membayar tagihan

Tidak semua kartu kredit memberikan fasilitas overlimit. Oleh karena itu, pastikan sisa saldo limit kamu mencukupi untuk membayar tagihan medis terkait, termasuk jika nilai tagihan medis tersebut sudah dikurangi dari nilai yang di-cover oleh BPJS atau asuransi swasta.

Lalu bagaimana jika saldo limit kamu tidak cukup untuk membayar tagihan? Solusinya adalah dengan bertanya kepada kasir rumah sakit terkait mengenai prosedur keringanan pembayaran tagihan medis dan dokumen apa saja yang dibutuhkan.

3. Bayar tagihan tepat waktu

Supaya nilai tagihan kartu kredit kamu tidak membengkak dan membebani keuangan dalam jangka panjang, bayar tagihan medis kamu secara tepat waktu, dan kalau bisa, langsung lunas. Kamu bisa menggunakan dana darurat untuk membayar sebagian tagihan medis tersebut supaya cicilan dan bunga yang harus dibayarkan di masa depan bisa lebih kecil. 

Contoh, kamu memiliki tagihan medis sebesar Rp10.000.000, dan dana darurat sebesar Rp5.000.000. Dengan membayar tagihan kartu kredit dengan dana darurat yang ada, kamu bisa mengurangi nilai utang medis dari Rp10.000.000 ke Rp5.000.000 dan nilai bunga dari Rp175.000 per bulan menjadi Rp87.500 per bulan. 

Kartu kredit memang merupakan alat pembayaran yang baik untuk mempermudah pembayaran tagihan medis. Namun, gunakan kartu ini dengan bijaksana, supaya kemudahan tersebut tidak menjadi kesusahan di masa depan. 

Frequently Asked Questions (FAQ):

1. Apakah semua rumah sakit dan klinik menerima pembayaran menggunakan kartu kredit?

Umumnya, sebagian besar rumah sakit dan klinik di Indonesia menerima opsi pembayaran menggunakan kartu kredit. Tetapi mungkin sebagian klinik kecil dan puskesmas tidak bisa menerima opsi pembayaran tersebut dan terbatas pada transfer atau cash.

2. Bagaimana kalau limit kartu kredit ternyata nggak mencukupi untuk membayar tagihan rumah sakit?

Kamu bisa mengajukan keringanan pembayaran dengan cara split bill, misalnya kartu kredit utama dengan kartu lain atau dengan tunai. Opsi lainnya, kamu bisa mencoba mengajukan kenaikan limit sementara langsung ke bank.

3. Bolehkah menggunakan kartu kredit milik orang lain (keluarga) untuk bayar pasien?

Secara aturan umum, pemilik kartu kredit harus hadir dan menandatangani struk atau melakukan verifikasi PIN. Namun, beberapa RS mengizinkan selama ada surat kuasa resmi. 

4. Apakah polis asuransi kesehatan bisa dibayar secara otomatis via kartu kredit?

Bisa. Kamu bisa mendaftarkan kartu kredit untuk fitur autodebet pembayaran premi bulanan atau tahunan agar polis tetap aktif (in-force).

5. Jika saya berobat ke luar negeri, apakah bisa pakai kartu kredit sebagai opsi pembayaran?

Kamu bisa menggunakan kartu kredit berlogo VISA/Mastercard untuk membayar tagihan rumah sakit. Selain itu, perlu diperhatikan juga adanya biaya konversi mata uang asing dari bank penerbit.

No items found.
No items found.

What are you waiting for?

Get your Honest Card today

Apply now