Honest Bank Whatsapp
Ketahui kelebihan dan kekurangan fitur autodebet, solusi praktis bayar tagihan!Ketahui kelebihan dan kekurangan fitur autodebet, solusi praktis bayar tagihan!

Ketahui kelebihan dan kekurangan fitur autodebet, solusi praktis bayar tagihan!

Farichatul Chusna
Jan 10, 2025
Jump to:

Pernahkah kamu mendapatkan notifikasi pengurangan saldo sejumlah tertentu dari bank padahal kamu nggak belanja sama sekali pada bulan itu? Bukan penipuan, hal ini bisa jadi karena kamu menggunakan sistem pembayaran autodebet untuk transaksi tertentu. 

Autodebet adalah fasilitas sistem pembayaran otomatis yang disediakan oleh bank untuk membayar transaksi tertentu, seperti tagihan BPJS, sampai cicilan kartu kredit. Fitur ini cocok untuk kamu yang gampang lupa atau nggak mau repot bayar cicilan secara offline ke bank. 

Tapi, bukan berarti fitur ini nggak punya kekurangan loh. Yuk ketahui kelebihan dan kekurangan fitur autodebet berikut ini:

Kelebihan fitur autodebet

1. Praktis

Kelebihan utama dari fitur autodebet adalah praktis. Misalnya, kamu punya cicilan KPR yang harus dibayar dengan sistem anuitas (nilai cicilan per bulan sama tapi komposisi pokok dan bunga cicilan berbeda) sebesar Rp2.750.000. Maka, setiap bulannya, saldo rekening tabungan kamu akan terpotong sebesar Rp2.750.000 secara otomatis untuk membayar cicilan tersebut. Jadi, kamu nggak perlu ke bank dan ngantri untuk membayar cicilan tersebut. 

2. Anti lupa

Siapa disini yang suka lupa bayar tagihan listrik? Hayo! Daripada listrik di kantor mati atau harus membayar bunga kartu kredit, yuk gunakan fitur autodebet saja, Fitur ini memungkinkan nasabah untuk membayar tagihan sejumlah tertentu setiap bulannya secara otomatis. Jadi, kamu nggak perlu lagi mengingat-ingat kapan waktu bayar tagihan listrik atau kapan waktu bayar cicilan kredit. 

Segera aktivasi fitur autodebet di Honest App untuk pembayaran tagihan bulanan yang mudah dan praktis. 

3. Menghemat pengeluaran

Untuk membayar cicilan kredit, sistem autodebet juga dapat membantu kamu menghemat pengeluaran. Pertama, dengan sistem ini, kamu nggak perlu bayar cicilan dengan menyerahkan dokumen bermeterai. Kedua, dengan sistem autodebet kamu nggak perlu bayar bunga tagihan kartu kredit. Hal ini karena bunga tagihan kartu kredit hanya akan dibebankan untuk nasabah yang membayar tagihan setelah masa grace period usai. 

4. Membantu menjaga skor kredit

Nilai skor kredit sangat menentukan eligibilitas seorang nasabah untuk menerima pinjaman jenis lain dari bank. Nilai ini sangat dipengaruhi dengan kemampuan nasabah dalam membayar kredit dan tagihan-tagihan lain yang sudah ada sebelumnya. Semakin seorang nasabah rajin melunasi utang di bank, maka semakin bagus pula skornya. Dengan fitur ini, kamu nggak perlu takut lupa untuk bayar utang di bank. Dengan demikian, utang kamu di bank akan lebih mudah lunas dan skor kredit kamu akan tetap baik. 

Kekurangan fitur autodebet

1. Pembayaran minimum

Menggunakan fitur autodebet untuk pembayaran cicilan kredit memang praktis, tapi biasanya kamu nggak bisa bayar di atas jumlah minimum cicilan. Misalnya, kamu bulan ini belanja menggunakan kartu kredit sebesar Rp10.000.000 dengan minimum cicilan Rp1.000.000. Maka, jumlah Rp1.000.000 inilah yang akan diambil bank dari rekening kamu. 

Bagi pengguna kartu kredit, pembayaran minimum tagihan itu bisa menimbulkan bahaya. Karena, sisa tagihan yang belum dibayar akan dikenakan bunga, sehingga semakin lama kamu melunasi tagihan tersebut, semakin besar juga nilai utang kartu kredit yang harus dibayarkan. 

2. Nilai saldo rekening harus lebih besar daripada nilai tagihan

Kekurangan fitur autodebet yang selanjutnya adalah kamu harus mempersiapkan saldo dengan jumlah yang lebih besar dari nilai tagihan. Contoh, kamu punya tagihan kartu kredit sebesar Rp1.000.000, maka saldo rekening kamu harus lebih dari Rp1.000.000. Sebab, apabila nilai saldo kurang dari jumlah tersebut, fitur ini tidak akan bisa berfungsi dan lama kelamaan, bank bisa memblokir rekening tabungan tersebut. 

Hal ini terkecuali jika kamu menggunakan fitur ini untuk menambah saldo tabungan rencana atau deposito. Contoh, kamu memiliki tabungan rencana pendidikan dengan jumlah setoran Rp200.000 per bulan yang diambil dengan sistem autodebet dari rekening utama. Jika saldo rekening utama kamu di Bulan Januari kurang dari Rp200.000, maka di Bulan Februari, saldo rekening utama tersebut akan berkurang sebesar Rp400.000 untuk tagihan Bulan Februari dan Januari sekaligus. 

3. Membayar hal yang tidak perlu

Kekurangan lain dari sistem pembayaran autodebet adalah kamu bisa jadi harus membayar hal yang tidak perlu. Contohnya adalah membayar iuran BPJS Kesehatan untuk orang Indonesia yang tinggal di luar negeri. 

Menurut Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Pasal 37 WNI yang sudah tinggal di luar negeri selama lebih dari 6 bulan berturut-turut bisa menonaktifkan akun BPJS-nya sementara waktu. Nah, apabila kamu tinggal di luar negeri serta belum menonaktifkan akun BPJS, maka selama di luar negeri, saldo rekening kamu tetap akan berkurang sesuai dengan jumlah iuran asuransi tersebut. 

4. Kurang aktif dalam mengatur keuangan

Salah satu masalah keuangan yang seringkali tidak disadari oleh masyarakat modern adalah banyaknya mereka berlangganan aplikasi. Mulai dari Spotify Premium, Netflix, YouTube Premium sampai Canva Premium, semuanya menggunakan sistem pembayaran autodebet sampai pengguna menghentikan langganannya. 

Akibatnya, seringkali pengguna aplikasi tersebut nggak sadar sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk berlangganan. Misalnya, kamu punya langganan Netflix per bulan Rp60.000 dan Spotify Premium Rp80.000. Maka, setiap bulannya kamu harus mengeluarkan biaya sebesar Rp140.000 hanya untuk langganan aplikasi ini saja. 

Fitur autodebet memang mempermudah proses transaksi di dunia modern. Tapi, agar lebih hemat lagi, kamu tetap wajib memantau pengeluaran ini secara manual. Gunakan kartu kredit Honest dan Honest App untuk membayar tagihan aplikasi langganan di atas, supaya kamu bisa memantau berapa jumlah uang yang kamu keluarkan untuk menikmati layanan ini. 

Frequently Asked Questions (FAQ):

1. Apakah fitur autodebet bisa diberhentikan?

Fitur autodebet bisa dihentikan dengan cara meminta pihak bank atau melalui aplikasi kartu kredit/mobile banking untuk menghentikan fitur pembayaran otomatis tersebut. 

2. Apakah pinjol bisa autodebet?

Beberapa pinjaman online (pinjol) menyediakan fitur autodebet supaya otomatis memotong saldo rekening nasabah saat tanggal jatuh tempo.

3. Apakah autodebet tetap berjalan jika dana di rekening tidak mencukupi?

Fitur autodebet pada beberapa bank tidak bisa berfungsi dan berisiko memblokir rekening kamu jika saldo di rekening tidak cukup. Jadi, pastikan ada saldo yang mencukupi untuk membayar tagihan.

No items found.
No items found.

What are you waiting for?

Get your Honest Card today

Apply now