Honest Bank Whatsapp
8 jenis pengeluaran rutin yang harus disiapkan dan strategi mengelolanya8 jenis pengeluaran rutin yang harus disiapkan dan strategi mengelolanya

8 jenis pengeluaran rutin yang harus disiapkan dan strategi mengelolanya

Clean Qurrota A’yun
Feb 18, 2025
Lompat ke:

Mengatur keuangan sering terdengar ribet, padahal kuncinya ada pada satu hal sederhana, yaitu memahami jenis pengeluaran rutin. Saat kamu sudah tahu pengeluaran apa saja yang harus dipenuhi setiap bulan, mengalokasikan gaji pun jadi lebih mudah dan terarah.

Yuk, simak 8 jenis pengeluaran harian rutin yang perlu disiapkan beserta strategi mengelolanya berikut ini!

Jenis pengeluaran rutin sehari-hari

Ada 8 jenis pengeluaran rutin yang umum dikeluarkan sehari-hari, meski besarannya bisa berbeda pada setiap orang. Berikut di antaranya:

1. Kebutuhan pokok

Pengeluaran rutin sehari-hari yang pertama adalah kebutuhan pokok berupa makan dan minum. Jenis pengeluaran ini mencakup belanja bahan makanan, lauk-pauk, minuman hingga jajan dan makan di luar. 

2. Tempat tinggal 

Salah satu pengeluaran rutin yang perlu disiapkan adalah biaya tempat tinggal, baik untuk kos, sewa, maupun cicilan rumah. Idealnya, alokasi biaya ini berada di kisaran 30–35% dari penghasilan. Jika melebihi batas tersebut, ada baiknya mempertimbangkan opsi lain.

3. Transportasi 

Transportasi adalah contoh pengeluaran rutin selanjutnya.  Pengeluaran satu ini meliputi  biaya bensin, parkir,  ongkos ojek online, atau dana darurat untuk service ringan.  Kalau di kota besar sebenarnya kamu bisa memanfaatkan transportasi umum untuk menghemat biaya. 

4. Tagihan bulanan 

Tagihan bulanan seperti listrik, air, internet, dan kuota/WiFi termasuk pengeluaran rutin yang wajib diprioritaskan. Semua yang disebutkan merupakan biaya penunjang kehidupan yang mempermudah hidupmu. 

5. Asuransi kesehatan 

Penting tapi masih banyak yang mengabaikan, ya pengeluaran berupa asuransi kesehatan. Nggak harus asuransi yang mahal, asuransi dari pemerintah seperti BPJS cukup sebagai tindakan jaga-jaga kalau ada anggota keluarga yang sakit. 

6. Pendidikan dan pengembangan diri 

Biaya pendidikan dan pengembangan diri adalah jenis pemasukan yang juga harus menjadi prioritas. Apalagi bagi yang sudah berumah tangga dan memiliki anak, maka harus siap nyisihin uang untuk biaya sekolah, kursus, buku dan pelatihan. 

7. Kebutuhan pribadi 

Skincare, pakaian, dan potong rambut merupakan jenis pengeluaran untuk kebutuhan pribadi. Hati-hati dengan jenis pengeluaran satu ini, sebab sulit sekali membedakan antara kebutuhan dan keinginan

8. Tabungan dan dana darurat

Terakhir, tabungan dan dana darurat. Usahakan mengalokasikan budget ini di awal saat menerima gaji. Hindari menabung dan mengisi dana darurat dengan sisa uang yang ada. 

Strategi mengelola pengeluaran agar tidak boros

Kini kamu sudah tahu apa saja jenis-jenis pengeluaran harian yang harus dipersiapkan. Nah, berikut strategi mengelolanya supaya pengeluaran tidak boros!

1. Catat pengeluaran harian

Untuk mengelola keuangan kamu perlu tahu pengeluaran bulananmu. Pastikan alokasinya sudah sesuai dan tidak menunjukkan tanda keuangan tidak sehat. Catat secara rinci ke mana saja uang kamu digunakan selama satu bulan agar pengeluaran lebih terkontrol.

Jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pendapatan. Supaya lebih praktis, kamu bisa memanfaatkan fitur real-time notifications dari Kartu Kredit Honest di aplikasi kartu kredit Honest. Dengan begitu, kamu jadi bisa pantau pengeluaran secara instan tanpa takut ada biaya yang terlewat.

Lebih dari sekadar bayar tagihan dengan kartu kredit, Kartu Kredit Honest juga membantu kamu mengatur keuangan dengan lebih fleksibel. Proses pengajuannya cepat dengan tingkat persetujuan hingga 90%, bahkan bisa mendapatkan approval dalam waktu sekitar 2 jam. Limit kredit yang diberikan pun disesuaikan dengan kebutuhan dan berpeluang naik setiap bulan, terutama jika kamu rutin menggunakan kartu dan mengelola keuangan dengan baik.

Pengelolaan keuangan jadi makin optimal dengan Honest Savings, tabungan digital berbunga 4% per tahun yang dihitung harian dan cair setiap bulan. Menariknya, semakin rajin kamu menabung, semakin besar peluang limit Kartu Kredit Honest ikut meningkat. Ditambah lagi, Honest Savings bebas biaya admin dan menawarkan transfer antar bank gratis tanpa kuota, sehingga tabungan dan cash flow tetap aman.

2. Bagi dana menjadi beberapa pos sesuai jenis pengeluaran 

Setelah mengetahui ritme pengeluaranmu, kini kamu bisa mulai membagi dana ke dalam beberapa pos sesuai jenis pengeluaran. Tetapkan budget untuk setiap pos berdasarkan rata-rata pengeluaran pada bulan-bulan sebelumnya agar alokasi dana lebih realistis dan mudah dijalankan.

3. Patuhi budget yang ada 

Yang paling penting dalam mengatur keuangan adalah patuh sama budget. Mau dibagi dana ke berbagai pos, kalau nggak disiplin, ujung-ujungnya tetap boros. Jadi, tahan diri dari belanja impulsif dan sesuaikan pengeluaran dengan kemampuan, biar keuangan tetap aman dan tabungan bisa tumbuh.

4. Evaluasi pengeluaran setiap bulan

Terakhir, cek lagi pengeluaran tiap bulan. Cari tahu apa yang bikin boros dan kurangi kalau bisa. Kalau masih minus, coba pikirkan cara dapat penghasilan tambahan biar keuangan tetap aman.

Itu dia berbagai jenis pengeluaran rutin yang perlu disiapkan beserta strategi mengelolanya. Dengan perencanaan dan disiplin yang tepat, kamu bisa mengatur keuangan lebih tenang, menabung lebih konsisten, dan menghindari drama utang atau pinjol. Yuk, coba!

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Berapa persen idealnya dana yang dialokasikan untuk pengeluaran rutin?

Disarankan kamu mengalokasikan sebanyak 50% pendapatan untuk memenuhi pengeluaran rutin. Kamu bisa menggunakan rumus 50/30/20, yaitu 50% pengeluaran rutin, 30% pengeluaran untuk hiburan, dan 20% lainnya ditabung atau investasi.

2. Bagaimana cara mengatur pengeluaran untuk konsumsi sehari-hari agar tidak membengkak?

Kamu bisa melakukan food preparation (food prep) dengan cara menyiapkan bahan makanan yang akan dikonsumsi selama satu minggu ke depan. Cara ini efektif mengurangi keinginanmu untuk membeli makanan dari luar terus-menerus.

3. Apakah biaya hiburan boleh dimasukkan ke dalam pengeluaran rutin?

Ya. Kamu bisa mengalokasikan 30% dana untuk hiburan. Jadi, pastikan kamu tidak melebihi persentase ini agar tidak terjadi pemborosan.

4. Bayar pengeluaran rutin lebih baik manual atau pakai fitur autodebet?

Pengeluaran tertentu seperti tagihan bulanan sangat disarankan menggunakan fitur autodebet agar secara otomatis memotong saldo rekening kamu.

5. Bagaimana cara membuat catatan pengeluaran harian?

Kamu bisa membuat catatan pengeluaran harian menggunakan aplikasi pencatat keuangan di smartphone supaya lebih praktis.

No items found.
No items found.

Tunggu apa lagi?

Dapatkan Honest Card kamu sekarang

Ajukan