Kenapa diversifikasi kredit (credit mix) banyak disukai pemberi pinjaman?
Pernah lihat seseorang yang masih nyicil rumah lewat KPR, tapi di saat yang sama juga kredit kendaraan atau cicilan barang lainnya? Sekilas terlihat seperti punya banyak beban, tapi di dunia keuangan, kondisi ini justru bisa menjadi strategi yang disebut diversifikasi kredit (credit mix).
Lalu, apa sebenarnya credit mix itu, dan kenapa justru bisa disukai oleh pihak pemberi pinjaman? Selengkapnya simak berikut!
Kenapa diversifikasi kredit disukai pemberi pinjaman?
Diversifikasi kredit adalah cara mengelola beberapa jenis kredit sekaligus, seperti kartu kredit, cicilan barang, atau pinjaman lain. Diversifikasi kredit atau credit mix itu disukai pemberi pinjaman karena nunjukin kalau kamu bisa ngatur beberapa jenis cicilan sekaligus dengan rapi, bukan cuma satu jenis aja. Jadi dari sisi bank atau leasing, ini kelihatan kalau kamu udah terlatih ngatur keuangan, misalnya bisa jalanin KPR yang panjang, tapi tetap disiplin bayar cicilan kecil kayak kartu kredit atau kendaraan. Selama semuanya dibayar tepat waktu dan nggak berlebihan, ini jadi sinyal kalau kamu orangnya bertanggung jawab dan risiko gagal bayarnya lebih kecil.
Cara melakukan diversifikasi kredit (credit mix)

Kalau kamu ingin menerapkan diversifikasi kredit atau credit mix, bisa lakuin langkah-langkah berikut ini!
1. Mulai dari 1 jenis kredit dulu
Kalau mau mulai diversifikasi kredit, langkah pertama biasanya cukup ambil satu jenis kredit dulu, misalnya kartu kredit untuk kebutuhan sehari-hari. Dari sini kamu bisa mulai bangun kebiasaan pakai kredit dengan bijak, seperti pakai sesuai kebutuhan dan selalu bayar tepat waktu. Ini penting biar riwayat kredit kamu kebentuk dulu sebelum lanjut ke jenis kredit lain.
Di tahap awal ini, kamu bisa pakai kartu kredit yang simpel dan gampang dikontrol seperti kartu kredit Honest. Semua pengajuan dan pengaturan dilakukan lewat aplikasi kartu kredit Honest, jadi kamu bisa pantau transaksi, tagihan, sampai limit langsung dari Honest App. Honest bisa dipakai buat bayar tagihan dengan kartu kredit di merchant mana pun yang menerima Visa, baik online maupun offline, dengan proses pengajuan yang cukup cepat dan limit bertahap sampai 100 juta rupiah.
Menariknya, Honest Card juga punya fitur kartu kredit dimana sistem biayanya transparan, tanpa biaya tersembunyi. Kamu bisa pilih untuk bayar penuh setiap bulan atau cicil sesuai kemampuan, jadi lebih fleksibel menyesuaikan kondisi keuangan. Dengan cara ini, kamu jadi lebih mudah bangun credit habit dari awal tanpa ribet.
2. Jaga riwayat pembayaran tetap lancar
Pas udah pakai kredit, usahakan jaga riwayat pembayarannya tetap lancar. Jangan nunggu tagihan numpuk, usahain selalu bayar tepat waktu dan pakai kreditnya seperlunya aja. Dengan cara ini, skor kredit kamu bisa tetap aman dan pelan-pelan bikin kamu lebih dipercaya sama lembaga keuangan.
3. Tambah jenis kredit lain secara bertahap
Kalau kebiasaan pakai kartu kredit kamu sudah mulai stabil, kamu bisa pelan-pelan nambah jenis kredit lain secara bertahap. Misalnya mulai dari cicilan barang atau kendaraan. Dengan begitu, riwayat kredit kamu jadi lebih beragam, asal semuanya tetap dikelola dengan baik dan dibayar tepat waktu.
4. Pastikan tiap jenis kredit punya catatan pembayaran rapi di SLIK/OJK
Terakhir, pastikan tiap jenis kredit kamu punya catatan pembayaran yang rapi di SLIK/OJK/BI Checking. Ini penting karena semua riwayat pinjaman kamu tercatat dan bisa memengaruhi skor kredit. Kalau pembayaran kamu lancar, skor kredit jadi lebih sehat dan peluang disetujui pinjaman di masa depan juga makin besar.
Nah, itu dia pengertian sekaligus cara nerapin diversifikasi kredit. Ingat, apa pun strategi keuangan yang kamu lakukan, termasuk diversifikasi kredit, tetap harus dijalani dengan bijak. Pakai sesuai kebutuhan, atur kemampuan bayar, dan jangan sampai terjebak utang berlebihan.
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Apakah mempunyai banyak kartu kredit termasuk diversifikasi kredit?
Tidak. Mempunyai banyak kartu kredit hanyalah menambah jumlah akun revolving credit, bukan menciptakan variasi pinjaman atau credit mix.
2. Apakah harus menambah utang baru untuk menciptakan diversifikasi kredit?
Tidak selalu. Menambah utang baru apalagi yang tidak perlu hanya demi diversifikasi kredit justru berisiko mengganggu kondisi finansialmu.
3. Pinjol dan paylater apakah termasuk credit mix?
Ya. Pinjol dan paylater tercatat credit mix karena termasuk kredit konsumtif, asalkan pinjol dan paylater tersebut memang terdaftar di OJK.
4. Kapan waktu terbaik mengecek credit mix kita?
Idealnya, mengecek credit mix bisa dilakukan secara berkala, misalnya 6 bulan sekali melalui iDebKu OJK.
5. Apakah menutup kartu kredit berpengaruh terhadap credit mix?
Jika itu adalah satu-satunya kartu kredit yang kamu punya, menutupnya akan menghilangkan unsur revolving credit dalam credit mix, ini berpotensi menurunkan sedikit skor kredit.
What are you waiting for?
Get your Honest Card today







