Honest Bank Whatsapp
Credit utilization ratio: definisi, cara menghitung, dan pengaruhnya terhadap skor kreditCredit utilization ratio: definisi, cara menghitung, dan pengaruhnya terhadap skor kredit

Credit utilization ratio: definisi, cara menghitung, dan pengaruhnya terhadap skor kredit

Clean Qurrota A’yun
May 10, 2026
Jump to:

Tahu nggak, ada satu aspek yang cukup berpengaruh terhadap skor kredit kamu, namanya credit utilization ratio. Kalau suatu saat ingin mengajukan KPR, kredit kendaraan, atau kartu kredit baru, hal ini penting banget untuk diperhatikan. 

Soalnya, penggunaan limit kredit juga bisa memengaruhi penilaian pihak bank atau lembaga keuangan. Lalu, sebenarnya apa itu credit utilization ratio? Cari tahu penjelasan selengkapnya berikut ini!

Pengertian credit utilization ratio

Credit utilization ratio adalah tingkat penggunaan limit kredit yang dimiliki seseorang. Sederhananya, rasio ini menunjukkan seberapa besar porsi limit kredit yang sedang digunakan. Apakah digunakan sesuai kebutuhan atau digunakan secara impulsif. 

Aspek ini sering jadi salah satu penilaian penting dalam skor kredit. Semakin bijak penggunaan limit kredit, biasanya semakin baik juga penilaian dari bank atau lembaga keuangan. 

Cara menghitung credit utilization ratio

Cara menghitung credit utilization ratio sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan membandingkan total penggunaan kredit dengan total limit kredit yang dimiliki. Rumusnya seperti berikut: 

Misalnya, total limit kartu kredit kamu Rp10 juta dan yang digunakan Rp3 juta, berarti credit utilization ratio-nya sebesar 30%. Semakin kecil persentasenya, biasanya semakin baik untuk penilaian skor kredit. 

Pengaruh credit utilization ratio terhadap skor kredit dan pengajuan pinjaman 

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan sebelumnya, credit utilization ratio punya beberapa pengaruh terhadap skor kredit dan pengajuan pinjaman. Apa saja? Selengkapnya simak berikut!

1. Menentukan baik atau buruknya skor kredit 

Credit utilization ratio yang terlalu tinggi bisa membuat skor kredit menurun karena dianggap terlalu bergantung pada utang. Sebaliknya, penggunaan limit yang masih terkontrol biasanya membantu menjaga skor kredit tetap sehat. Umumnya, rasio di bawah 10% dianggap sangat ideal, 10–30% masih tergolong aman, sedangkan penggunaan di atas 50% biasanya mulai dianggap cukup berisiko bagi penilaian kredit.

Nah, kalau kebutuhan transaksi kamu memang cukup besar, sebaiknya gunakan kartu kredit dengan limit yang lebih besar seperti kartu kredit Honest supaya credit utilization ratio tidak cepat tinggi. Honest Card punya limit yang bisa naik bertahap hingga Rp100 juta jika digunakan rutin. Cukup bayar tagihan dengan kartu kredit, kamu bisa memperbesar limitnya. 

Selain itu, fitur kartu kredit Honest punya sistem pembayaran fleksibel, kamu bisa memilih ingin bayar penuh atau dicicil sesuai kondisi keuangan di aplikasi kartu kredit Honest. Menariknya lagi, kartu kredit ini juga tanpa biaya tahunan dan biaya tersembunyi apapun, punya cashback dan reward poin tanpa aturan rumit yang bisa dicek di Honest App, hingga fitur cek skor kredit gratis untuk membantu memantau kondisi kreditmu. Cocok buat kamu yang butuh card card limit besar dan punya fitur yang mendukung kredit secara bijak!

2. Menentukan peluang pengajuan pinjaman 

Credit utilization ratio bisa memengaruhi skor kredit dan penilaian BI checking/SLIK, hal ini juga berdampak pada peluang pengajuan pinjaman. Bank biasanya akan melihat riwayat kredit sebelum menyetujui KPR, kredit kendaraan, atau kartu kredit baru. Kalau skor kredit bagus dan penggunaan limit masih sehat, peluang disetujui biasanya jadi lebih besar.

3. Bisa mempengaruhi besaran bunga 

Credit utilization ratio yang sehat biasanya membantu menjaga skor kredit tetap bagus. Nah, skor kredit ini sering dijadikan pertimbangan bank saat menentukan bunga pinjaman. Kalau skor kredit dinilai baik, peluang mendapatkan bunga yang lebih ringan biasanya juga lebih besar. 

Itu dia penjelasan soal credit utilization ratio, cara menghitung, dan pengaruhnya terhadap skor kredit serta pengajuan pinjaman. Tenang, ini bukan berarti kamu jadi takut pakai kredit. Selama credit utilization ratio masih di angka aman, kredit tetap bisa bantu kondisi keuanganmu.

Frequently Asked Questions (FAQ):

1. Apakah angka rasio kredit menyentuh 0% itu bagus?

Tidak selalu. Sebab rasio utilitas kredit yang terus-terusan menyentuh 0% itu akan diartikan bank bahwa kamu tidak aktif lagi menggunakan kartu kredit, sehingga mengakibatkan performa kreditmu sulit dinilai. Rasio paling aman dan ideal antara 1-30%.

2. Bagaimana kalau credit utilization ratio saya mencapai 100%?

Jika credit utilization ratio kamu mencapai 100%, skor kredit bisa turun secara signifikan dan pihak bank akan mengenakan denda overlimit.

3. Apakah membuka kartu kredit baru bisa memicu hard inquiry?

Ya, membuka kartu kredit baru dapat memicu hard inquiry yang bisa menurunkan skor kredit dalam jangka pendek karena total limitnya juga bertambah.

4. Apakah paylater juga memengaruhi perhitungan rasio utilitas?

Ya. Layanan paylater yang resmi terdaftar di OJK menggunakan sistem revolving credit seperti kartu kredit, jadi saldonya (limit) juga berdampak pada skor kredit.

5. Kalau saya melunasi tagihan sebelum jatuh tempo, apakah rasionya tetap tinggi?

Rasio yang dilaporkan tetap mengacu pada angka sebelum pelunasan meskipun kamu melunasi tagihannya sebelum tanggal cetak tagihan.

No items found.
No items found.

What are you waiting for?

Get your Honest Card today

Apply now