Mengenal apa itu QRIS dan cara menggunakannya untuk pembayaran
Kini orang Indonesia kalau mau beli apapun baik online maupun offline sudah tidak perlu membawa uang tunai. Mereka cukup memindai barcode yang tertempel di sekitar kasir menggunakan aplikasi keuangan yang ada di handphone. Barcode tersebut disebut dengan QRIS.
Peralihan dari sistem pembayaran dari tunai ke nontunai ini menguntungkan banyak pihak loh. Tidak hanya pelanggan yang nggak perlu bawa uang tunai kemana-mana, tapi juga penjual dan pemerintah. Lha kok bisa? Yuk baca selengkapnya berikut ini!
Apa itu QRIS?
QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) adalah sistem pembayaran non tunai yang disediakan oleh Bank Indonesia agar sistem pembayaran di Indonesia jadi lebih lebih CEMUMUAH (cepat, mudah, murah, aman, dan andal). Hingga kini, diperkirakan pengguna layanan pembayaran ini mencapai lebih dari 59 juta orang dan 44 juta merchant UMKM.
Untuk membayar menggunakan QRIS, pengguna bisa memindai barcode dengan menggunakan aplikasi keuangan di handphone mereka. Barcode ini berisi data-data rincian nama dan rekening merchant yang telah “diterjemahkan” dalam kode biner dan disusun yang kemudian disusun dalam gambar kotak, sehingga barcode antara satu merchant dengan merchant yang lain tidak sama.
Menyediakan QRIS sebagai alat pembayaran untuk pembeli tidak gratis. Penjual harus membayar biaya administrasi sebesar 0,3% (UMKM) atau 0,7% (bisnis besar) dari total transaksi serta biaya settlement (saat uang dicairkan) minimal sebesar Rp2.000 (tergantung jumlah uang yang dicairkan dan jenis bank) kepada penyedia layanan QRIS.
Sebagai gantinya, penjual tidak hanya akan mendapatkan barcode tetapi juga pemberitahuan uang masuk setiap kali transaksi dan layanan jasa penunjang, seperti customer service, server dan lain sebagainya.
Cara menggunakan QRIS untuk pembayaran

Pertama, kamu harus memiliki aplikasi keuangan di handphone terlebih dahulu. Tenang saja, kini Honest App sudah dilengkapi dengan fitur QRIS, jadi kamu nggak perlu download aplikasi baru lagi. Membayar menggunakan QRIS di Honest App cukup mudah, caranya:
- Buka aplikasi kartu kredit Honest tersebut;
- Klik ikon Scan QRIS yang berada di bagian tengah bawah beranda;
- Pindai barcode yang disediakan penjual;
- Masukkan nominal pembelian yang sesuai;
- Pastikan nama penjual sesuai dengan yang tertera di aplikasi;
- Jika sudah benar, klik lanjutkan.
- Uang secara otomatis akan ditransfer dari limit kredit Honest kamu ke bank yang digunakan merchant.
Penjual secara otomatis akan memperoleh pemberitahuan dana masuk entah itu melalui WhatsApp atau SMS. Tidak jarang juga, mereka akan meminta kamu menunjukkan bukti bayar tersebut dan memotretnya dengan tujuan meminimalisir risiko penipuan dan mempermudah proses rekonsiliasi dengan bank terkait.
Keuntungan menggunakan QRIS

Bagi pembeli
Bagi pembeli, membayar menggunakan QRIS menguntungkan karena:
- Pembayaran lebih cepat dan praktis. Hal ini karena pembeli bisa langsung memindai kode saat dalam antrian bayar dan satu kode pembayaran bisa untuk semua bank.
- Aman. Asalkan pembeli bisa teliti memastikan nama merchant penerima sama dengan toko yang ia kunjungi, maka pembayaran QRIS akan aman, sebab dilindungi oleh Bank Indonesia.
- Riwayat keuangan tercatat. Catatan pengeluaran kamu menggunakan QRIS akan terekam di Honest App. Jadi, kamu akan lebih mudah mengevaluasi keuangan bulanan.
- Bisa digunakan di luar negeri. Saat ini, QRIS sudah bisa digunakan untuk transaksi di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Jepang. Apalagi jika kamu menggunakan kartu kredit Honest, tentu transaksi di luar negeri jadi lebih mudah lagi.
Bagi penjual
Manfaat QRIS tidak hanya untuk pembeli saja, tetapi juga untuk penjual. Di antaranya:
- Pembayaran lebih cepat dan praktis, karena merchant tidak perlu menyiapkan banyak uang receh untuk kembalian.
- Riwayat keuangan tercatat. Penjual akan memperoleh notifikasi real-time saat transaksi terjadi, sehingga mereka bisa dengan lebih mudah mengevaluasi keuangan bulanan mereka.
- Sebagai faktor pembeda dari pesaing. Saat ini sudah banyak sekali orang Indonesia yang menggunakan QRIS. Maka dari itu, dengan menawarkan QRIS sebagai solusi pembayaran, merchant dapat menggaet pembeli-pembeli baru yang bisa jadi sudah terbiasa tidak bertransaksi menggunakan uang tunai.
- Sebagai alat untuk meningkatkan skor kredit alternatif. Dilansir dari laman Opengovasia (2025), rencananya, transaksi menggunakan QRIS juga akan digunakan oleh pemerintah dan lembaga terkait sebagai salah satu “bahan” untuk menyusun skor kredit alternatif untuk UMKM. Dengan skor kredit ini, harapannya, UMKM bisa mengakses lebih banyak pinjaman modal dibandingkan dengan menggunakan skor kredit konvensional yang umumnya menggunakan nilai kolateral dan aset sebagai basis pemberian pinjaman.
Bagi pemerintah
QRIS juga merupakan salah satu usaha pemerintah untuk meningkatkan digitalisasi UMKM, khususnya di bidang keuangan. Dengan fasilitas pembayaran ini, tentunya akan lebih banyak bisnis-bisnis kecil yang memiliki rekening bank atau dompet digital, sehingga sirkulasi uang di Indonesia bisa tercatat dengan lebih baik.
Peningkatan jumlah UMKM yang bisa mengakses kredit juga bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Dengan cara ini, modal kapital di Indonesia tidak hanya berputar ke bisnis-bisnis besar saja, tetapi juga masyarakat luas yang lebih membutuhkan.
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Apakah transaksi di QRIS butuh pin?
Ya. Kamu membutuhkan pin, kata sandi, atau bahkan sidik jari setiap kali transaksi menggunakan QRIS demi menjaga keamanan data.
2. Apa bedanya QRIS statis dan QRIS dinamis?
QRIS statis adalah QRIS yang kode QRnya tidak berubah (sudah dicetak), sehingga pelanggan perlu mengisi jumlah nominalnya sendiri. Sedangkan QRIS dinamis adalah QRIS yang kode QRnya berubah-ubah, pada QRIS jenis ini pelanggan nggak perlu memasukkan nominal pembayaran secara manual, tapi tinggal konfirmasi pembayaran saja.
3. Bisakah membayar QRIS tanpa koneksi internet?
Tidak. Untuk melakukan pembayaran QRIS, kamu membutuhkan koneksi internet agar koneksi bisa dilanjutkan.
4. Apakah jika transaksi gagal menggunakan QRIS dananya dikembalikan?
Ya, asalkan di ponsel kamu tertera tulisan “Transaksi Gagal”. Dana biasanya dikembalikan saat itu juga atau paling lama beberapa menit setelah transaksi dinyatakan gagal.
5. Apa yang harus dilakukan jika salah memasukkan nominal saat transaksi?
Segera hubungi merchant atau pedagang jika kamu salah memasukkan nominal pembayaran. Biasanya, pedagang akan memberikan refund dalam bentuk tunai ataupun melalui prosedur lain sesuai ketentuan.
What are you waiting for?
Get your Honest Card today








