Honest Bank Whatsapp
Ini bahaya pembayaran minimum saat gajian dan dampaknya bagi skor kredit kamuIni bahaya pembayaran minimum saat gajian dan dampaknya bagi skor kredit kamu

Ini bahaya pembayaran minimum saat gajian dan dampaknya bagi skor kredit kamu

Farichatul Chusna
Sep 5, 2026
Lompat ke:

Salah satu keunggulan membayar menggunakan kartu kredit adalah nasabah bisa membayar dengan nominal minimum atau sekitar 5%-10% dari total pinjaman. Selain dapat meringankan beban pembayaran, hal ini juga dapat menghindarkan nasabah dari denda keterlambatan, jika pembayaran minimum kartu kredit ini dibayarkan sebelum jatuh tempo. 

Namun dibalik itu semua, membayar tagihan kartu kredit dengan jumlah minimum juga memiliki risiko tinggi, khususnya apabila dilakukan setelah gajian. Berikut ini pembahasan selengkapnya. 

Dampak buruk pembayaran minimum kartu kredit saat gajian

1. Dikenakan biaya bunga

Dampak yang paling terlihat saat kamu membayar tagihan kartu kredit dengan pembayaran minimum adalah kamu harus membayar biaya bunga atas sisa pinjaman yang belum lunas. Agak berbeda dengan bunga pinjaman perbankan lainnya, bunga kartu kredit dihitung per hari, sehingga nilai bunga dan utang yang harus kamu bayarkan akan semakin besar seiring dengan semakin lama kamu melunasi pinjaman tersebut. 

2. Potensi penumpukan utang

Pembayaran minimum kartu kredit dapat mengakibatkan timbulnya rasa false security. Dalam hal ini, kamu akan merasa aman untuk berbelanja karena bisa membayar dengan nominal yang kecil. Padahal, dibalik rasa aman tersebut akan ada biaya bunga yang akan terus membengkak dari hari ke hari. Apalagi jika kamu berbelanja menggunakan kartu kredit lagi padahal tagihan sebelumnya belum juga lunas. 

3. Utang jadi lunas lebih lama

Dampak buruk dari membayar minimum tagihan kartu kredit yang ke-3 adalah utang jadi lunas lebih lama. Hal ini karena biaya bunga akan membuat utang kredit kamu jadi tampak lebih besar dari yang seharusnya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan tagihan kredit baru akan lunas setelah beberapa tahun hanya karena utang tersebut dibayar dengan jumlah minimum setiap bulannya.

4. Keuangan jadi tidak sehat

Secara umum, proporsi maksimal utang terhadap pendapatan yang sehat adalah sebesar 30%. Ini artinya, jika gaji bulanan kamu sebesar Rp10.000.000, maka total nilai utang kamu tidak lebih dari Rp2.700.000, sehingga masih ada Rp7.300.000 yang bisa ditabung atau digunakan untuk berbagai kebutuhan lain. 

Ketika kamu terus melakukan pembayaran minimum kartu kredit dan beban utang bulanan kamu meningkat, maka keuangan kamu jadi tidak sehat. Sebab itu artinya, kamu perlu mengorbankan berbagai kebutuhan pokok yang lebih penting untuk membayar tagihan kartu ini.  

5. Potensi penurunan skor kredit

Skor kredit adalah skor yang menggambarkan kualitas kamu sebagai seorang nasabah yang mendapatkan fasilitas pinjaman perbankan. Skor ini dibutuhkan oleh bank untuk mengevaluasi kemampuan bayar kamu sebelum permohonan kredit disetujui. Permohonan kredit disini tidak hanya permohonan kartu kredit, tetapi juga pinjaman perbankan lainnya, seperti KPR atau kredit kendaraan bermotor. Oleh karena itu, menjaga skor kredit yang baik sangat penting untuk seorang nasabah.

Skor kredit yang baik diperoleh dari riwayat penggunaan dan pembayaran kredit yang baik pula. Dalam hal ini, skor kredit kamu bisa turun apabila total tagihan kredit kamu melebihi limit yang seharusnya karena banyaknya bunga dan pokok utang yang belum dilunasi.

Alternatif pembayaran minimum kartu kredit

Tagihan kartu kredit memang sebaiknya dibayar secara lunas setiap bulannya, supaya kamu tidak perlu membayar bunga dan denda. Namun, bagaimana jika kondisi memaksamu untuk membeli suatu barang dan jasa yang kamu memang tidak bisa membayarnya secara penuh, biaya visa ke luar negeri misalnya. 

Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi risiko pembayaran minimum kartu kredit:

1. Atur limit kredit pribadi di bawah limit kredit aplikasi

Misalnya, limit kamu di aplikasi kartu kredit Honest adalah sebesar Rp5.000.000. Maka, buat limit kredit pribadi kamu dibawah nilai tersebut, misalnya Rp2.500.000 atau Rp3.500.000. Tujuannya adalah supaya kondisi keuangan bulanan kamu tetap terkendali. Lalu bagaimana jika harga kebutuhan tersebut memang di atas Rp5.000.000? Jika demikian, maka kamu bisa bertanya kepada toko tersebut apakah bisa membayar menggunakan dua metode secara langsung (kartu kredit dan kartu debit, atau kartu kredit dan cash) atau tidak. 

2. Buat skema pembayaran minimum yang lebih tinggi dibandingkan aplikasi

Umumnya, besaran pembayaran minimum kartu kredit di Indonesia adalah sebesar 5%-10% dari saldo terutang. Nah, supaya pinjaman ini tidak berlarut-larut kamu bisa menerapkan nilai minimum pembayaran versi kamu sendiri, misalnya minimal sebesar 25% atau 30%. Dengan demikian, jika ada kebutuhan yang sekiranya tidak bisa dibayar secara lunas, kamu bisa membayarnya sebesar 25%-30% terlebih dahulu. 

Contoh, kamu belanja sebesar Rp5.000.000 dengan menggunakan kartu kredit Honest dan bunga kredit sebesar 1.75% per bulan. Apabila kamu hanya membayar sebesar 10% atau Rp500.0000, maka bunga yang harus kamu bayarkan adalah sebesar Rp78.500. Namun jika kamu membayar sebesar 25% atau sebesar Rp1.250.000, maka bunga yang harus kamu bayarkan turun menjadi Rp65.625, sehingga utang bisa lunas lebih cepat dan lebih ringan.

Kamu ingin membangun pengetahuan dan skill literasi keuangan dengan lebih baik lagi? Jangan lupa follow  blog dan media sosial kartu kredit Honest. Honest Card dan Honest App memang secara spesifik didesain untuk kamu yang ingin berbelanja menggunakan kartu kredit untuk pertama kali serta membangun skor kredit dan kemampuan keuangan secara umum. #HonestWithYou, unduh aplikasinya di gawai kesayangan kamu dan jadilah generasi muda melek keuangan di Indonesia!

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apa bedanya pembayaran minimum dengan cicilan kartu kredit biasa?

Pada cicilan kartu kredit biasa, tenor tagihan dan bunganya sudah diberi patokan bunga tetap (flat). Sedangkan pada minimum payment (pembayaran minimum) sisa tagihan utamanya dipotong dari saldo kreditmu kemudian ditambahkan bunga dengan fluktuasi harian atau bulanan pada periode berikutnya.

2. Apakah saya boleh terus-terusan mengajukan pembayaran minimum untuk jangka panjang?

Sebenarnya boleh saja, tapi kalau terus-terusan menggunakan pembayaran minimum dapat mengganggu keuanganmu dalam jangka panjang. Pembayaran minimum berpotensi memunculkan jebakan utang yang membuat gajimu sering habis hanya untuk membayar cicilan.

3. Bagaimana kalau saya tidak menyanggupi untuk membayar tagihan yang berjalan dengan uang gajian karena pas-pasan?

Segera ajukan restrukturisasi kredit untuk meminta keringanan kepada pihak penerbit kartu kreditmu. Adanya fasilitas ini membantu meringankan tagihanmu atau memperpanjang tenor cicilan. 

4. Berapa idealnya limit kartu kredit yang boleh saya gunakan saat gajian pertama?

Sangat disarankan untuk nggak menggunakan lebih dari 30% limit kartu kredit supaya keuanganmu nggak terganggu. Menggunakan limit lebih dari 30% juga bisa berdampak pada skor kredit di SLIK OJK, termasuk risiko gagal bayar yang tinggi. Tentunya ini bisa menyulitkanmu untuk melunasinya di kemudian hari.

5. Berapa lama skor kredit dapat dipulihkan setelah melunasi seluruh tagihan minimum payment?

Biasanya skor kreditmu akan pulih dalam kurun waktu 3-6 bulan setelah pelunasan tagihan, setelah kamu berhasil menurunkan credit utilization ratio hingga 30% dan rutin melakukan pembayaran penuh tagihan (full payment).

No items found.
No items found.

Tunggu apa lagi?

Dapatkan Honest Card kamu sekarang

Ajukan