Memahami apa itu hard inquiry dan dampaknya pada skor kredit
Saat akan memberikan pinjaman atau kredit kepada seorang nasabah, bank akan memeriksa skor dan laporan riwayat kredit nasabah tersebut. Nah, saat proses pemeriksaan ini, laporan kredit kamu di Sistem Layanan Informasi Kesehatan (SILK) akan ditandai dengan tanda hard inquiry.
Apa itu hard inquiry dan apa dampaknya terhadap skor kredit? Simak selengkapnya berikut ini:
Apa itu hard inquiry?
Hard inquiry adalah proses pemeriksaan riwayat kredit yang dilakukan oleh lembaga keuangan ketika seorang nasabah dari lembaga tersebut mengajukan pinjaman perbankan baru, khususnya pinjaman perbankan bernilai besar, seperti KPR atau kredit kendaraan bermotor. Tujuannya adalah supaya bank dan lembaga keuangan lainnya dapat mengetahui kelayakan nasabah terkait untuk mendapatkan pinjaman baru.
Tanda hard inquiry di credit report seorang nasabah dapat disaksikan oleh lembaga keuangan lainnya di SILK selama kurang lebih 2 tahun. Dengan demikian, lembaga keuangan lain tersebut dapat segera mengetahui bahwa nasabah terkait masih memiliki pinjaman baru atau belum lunas dengan lembaga keuangan lainnya.
Hard inquiry berbeda dengan soft inquiry. Soft inquiry adalah tanda dalam laporan kredit nasabah yang menunjukkan bahwa ada lembaga keuangan yang memeriksa credit report nasabah tersebut untuk memberikan penawaran promosi produk keuangan baru. Misalnya, sebuah bank akan mengajukan soft inquiry terlebih dahulu untuk memeriksa laporan kredit kamu untuk menentukan apakah kamu layak mendapatkan upgrade kartu kredit atau tidak. Tanda soft inquiry dalam laporan kredit hanya bisa disaksikan oleh nasabah terkait dan tidak akan mempengaruhi credit score.
Dampak hard inquiry terhadap skor kredit
Adanya tanda hard inquiry di laporan kredit kamu bisa menurunkan skor kredit 3-5 poin setidaknya pada tahun pertama tanda ini muncul di credit report. Penurunan skor ini bisa semakin signifikan apabila kamu mengajukan berbagai pinjaman perbankan sekaligus dalam jarak waktu yang dekat. Hal ini karena bank atau lembaga keuangan lainnya akan melihat kamu sebagai nasabah yang sedang membutuhkan uang, sehingga nilai skor kredit kamu akan langsung turun signifikan.
Bagi kamu yang sudah memiliki riwayat kredit baik selama beberapa tahun, tentu penurunan skor 3-5 poin ini tidak akan masalah karena akan segera membaik seiring dengan kamu rajin membayar cicilan pinjaman bank. Lain halnya jika kamu memiliki riwayat kredit buruk atau belum pernah memiliki skor kredit sama sekali, penurunan skor ini tentu akan mempengaruhi kamu untuk mendapatkan berbagai pinjaman lain di masa depan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk membangun credit score, salah satunya adalah dengan cara membayar tagihan dengan kartu kredit Honest.
Cara meminimalkan hard inquiry pada laporan kredit

1. Cek skor kredit sebelum mengajukan pinjaman baru
Cara meminimalkan hard inquiry yang kedua adalah dengan memeriksa skor kredit kamu terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman baru. Untungnya, saat ini cek skor kredit bisa dilakukan dengan mudah. Kamu nggak perlu lagi fotokopi dokumen yang dibutuhkan untuk BI Checking atau SILK untuk melihat skor ini. Cukup download Honest App dan apply kartu kredit Honest, kamu sudah bisa cek credit score secara rutin dan gratis.
2. Hindari mengajukan beberapa pinjaman perbankan sekaligus
Supaya tanda hard inquiry tetap terjaga dan tidak menimbulkan kesan buruk, pastikan kamu memberi jeda setidaknya 6 bulan antara satu pengajuan pinjaman perbankan dengan pengajuan pinjaman perbankan lain. Misalnya, kamu baru mengajukan aplikasi kartu kredit Honest di Bulan Januari, maka baru ajukan kredit KPR di bank lainnya di Bulan Juni. Dengan demikian, bank lain tersebut tidak mengira kamu sebagai nasabah yang sedang kepepet utang.
Selain itu, hindari mengajukan program pinjaman yang sama di beberapa bank yang berbeda. Jika kamu memang perlu riset untuk mendapatkan penawaran kredit terbaik, tanya-tanya saja terlebih dahulu kepada customer service masing-masing bank, jangan langsung ajukan kredit. Jangan lupa, tanyakan juga cara menghapus hard inquiry di laporan kredit untuk berjaga-jaga kalau sudah mengajukan kredit di bank tertentu, lalu ternyata ada bank lain yang menawarkan pinjaman lebih baik.
3. Hindari gali lobang tutup lobang
Gali lobang tutup lobang adalah istilah untuk orang yang membayar cicilan utang dengan membuka utang baru. Meskipun dalam beberapa kasus hal ini diperbolehkan, namun sebaiknya, sikap gali lobang tutup lobang dihindari karena hal ini mengakibatkan tanda hard inquiry di laporan kredit kamu akan menumpuk dan memberikan sinyal red flag kepada bank. Hal ini bisa berakibat kamu akan kesulitan untuk mendapatkan pinjaman lainnya.
Oleh karena itu, berhutang harus dilakukan dengan bijaksana. Pilih program pinjaman perbankan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan kamu dan bisa kamu bayar dengan baik dengan tanpa harus membuka utang baru lagi atau menjual aset-aset tertentu.
Frequently Asked Questions (FAQ):
1. Apakah bank bisa melakukan hard inquiry tanpa seizin saya?
Berdasarkan hukum dan regulasi yang berlaku, bank tidak bisa melakukan hard inquiry tanpa izin karena perlu melalui persetujuan tertulis terlebih dahulu dari nasabah.
2. Apakah membuka rekening tabungan bisa memicu hard inquiry?
Pembukaan rekening tabungan, rekening deposito, dan pembuatan kartu debiit pada umumnya nggak bisa memicu hard inquiry karena biasanya hanya memerlukan verifikasi identitas standar (soft inquiry). Kecuali, jika kamu membuka rekening yang memiliki fasilitas overdraft atau dana talangan otomatis.
3. Apakah melamar pekerjaan bisa memicu hard inquiry?
Melamar pekerjaan pada umumnya tidak memicu hard inquiry meskipun perusahaan melakukan background check keuangan pelamar. Jadi, ini hanya dikategorikan sebagai soft inquiry dan nggak sampai merusak skor kredit pelamar.
4. Apakah catatan hard inquiry bisa dihapus?
Catatan hard inquiry tidak bisa dihapus, tetapi akan hilang secara otomatis setelah jangka waktu tertentu, biasanya 2 tahun.
5. Bagaimana jika ada yang melakukan hard inquiry secara misterius dan tidak melalui persetujuan saya?
Jika kamu menemukan adanya hard inquiry secara misterius tanpa persetujuan, sebaiknya segera membuat laporan ke OJK atau pihak biro kredit terkait karena bisa jadi ini merupakan indikasi adanya fraud (pencurian identitas).
Tunggu apa lagi?
Dapatkan Honest Card kamu sekarang







