Cash vs kartu kredit, mana yang terbaik untuk transaksi di luar negeri?
Ketika bepergian ke luar negeri untuk sementara waktu, entah itu untuk liburan atau keperluan bisnis, setidaknya ada 2 jenis likuiditas yang bisa kamu bawa yaitu uang tunai (cash) dan kartu kredit. Meskipun kamu harus membawa keduanya sekaligus, baik cash maupun credit card memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut ini selengkapnya:
Pembayaran cash

Kelebihan
1. Cocok untuk keperluan mendesak
Membawa uang tunai ke luar negeri sejumlah tertentu umumnya bertujuan untuk berjaga-jaga jika ada keperluan yang benar-benar mendesak begitu kamu turun dari pesawat. Kebutuhan mendesak tersebut, seperti membeli makanan atau paket data saat turun dari pesawat atau menyewa taksi bandara untuk pergi ke hotel.
2. Bisa digunakan di negara maju dan berkembang
Sebelum kamu memutuskan akan membawa uang tunai atau kartu kredit, kamu wajib tahu dulu profil negara tujuan. Sebab, banyak negara yang perkembangan teknologi keuangannya masih belum maju, sehingga perlu membawa uang tunai dalam jumlah cukup besar. Sebaliknya, jika negara tujuan kamu sudah cukup maju, membawa kartu kredit sudah cukup. Sebab, merchant di negara-negara maju sudah menggunakan pembayaran non tunai, bahkan di pasar tradisional sekalipun.
3. Bebas biaya transaksi dan fluktuasi nilai tukar
Keuntungan membayar menggunakan cash saat di luar negeri adalah kamu tidak perlu pusing soal biaya transaksi dan fluktuasi kurs. Misalnya, kamu ke Australia dan berbelanja oleh-oleh sebesar AUD 1.000. Maka, uang yang harus kamu keluarkan juga hanya AUD 1.000 itu saja, terlepas dari berapapun nilai kurs rupiah ke Dolar Australia saat transaksi tersebut berlangsung.
Hal ini berbeda jika kamu membayar menggunakan kartu kredit. Sistem kartu kredit akan secara otomatis mengkonversi nilai belanjaan kamu ke dalam rupiah, sehingga besar kecilnya kurs rupiah terhadap dolar Australia akan berpengaruh terhadap total tagihan yang akan kamu peroleh di akhir bulan nanti.
Kekurangan
1. Jumlah terbatas
Menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 100/PMK.04/2018 individu yang akan pergi dari Indonesia ke negara lain maksimal hanya bisa membawa Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) atau mata uang asing senilai jumlah tersebut. Jika kamu membawa uang tunai lebih dari jumlah tersebut, maka kamu harus memberitahukannya kepada Pejabat Bea Cukai (lihat selengkapnya disini).
Ini artinya, jumlah uang tunai yang bisa kamu bawa cukup terbatas. Khususnya jika kamu ingin bepergian ke negara-negara dengan nilai tukar rupiah yang lemah, seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris atau Australia.
2. Risiko keamanan
Kekurangan lain dari membawa uang tunai dalam jumlah besar ke luar negeri adalah masalah keamanan, baik itu saat di dalam pesawat, di bandara maupun saat di negara tujuan. Hal ini karena menyimpan sejumlah besar uang kertas tanpa terlihat menonjol itu sulit. Belum lagi jika uang tersebut jatuh atau tertinggal di suatu tempat.
3. Susah dievaluasi
Belanja menggunakan uang cash secara langsung itu susah dievaluasi karena belum tentu setiap belanja ada catatan atau struk-nya. Belum lagi kamu juga harus menghitung kembalian dalam jumlah paling kecil sekalipun.
Pembayaran kartu kredit

Kelebihan
1. Bisa digunakan untuk keperluan mendesak
Selain uang cash, kartu kredit juga bisa digunakan untuk keperluan mendesak. Khususnya jika kamu bepergian ke negara maju yang mana sudah banyak menggunakan transaksi cashless. Dengan kartu kredit, kamu bisa membayar hanya dengan sekali tap, gesek atau memasukkan nomornya sebagai metode pembayaran online.
2. Cocok untuk transaksi dengan nominal besar
Kartu kredit juga cocok untuk membayar transaksi dengan nominal besar di luar negeri, seperti booking hotel, beli tiket pesawat, sampai beli gadget. Apalagi biasanya proses refund kartu kredit juga lebih cepat dan mudah dibandingkan refund menggunakan debit.
Selain itu, kartu kredit juga bisa digunakan untuk membayar berbagai jenis transportasi selama di luar negeri. Di Australia misalnya, fasilitas pembayaran ini bisa digunakan untuk membayar tiket kereta api, bus antar kota dan aplikasi rides haring, seperti Uber atau Didi yang notabene tidak menerima pembayaran tunai.
Gunakan kartu kredit Honest untuk transaksi di luar negeri. Selain proses apply yang cepat, limit kartu kredit ini juga mencapai 100 juta rupiah, sehingga bisa digunakan untuk berbagai keperluan di dalam maupun di luar negeri.
3. Mudah di-track
Berbeda dengan belanja menggunakan uang cash, riwayat belanja menggunakan kartu kredit bisa diperiksa kembali. Apalagi jika kamu menggunakan kartu kredit Honest yang notabene dilengkapi dengan aplikasi kartu kredit. Tentu memeriksa riwayat penggunaan kartu sampai blokir kartu akan lebih mudah dan praktis.
4. Relatif lebih aman
Kamu nggak akan bisa ngapa-ngapain kalau uang tunai kamu hilang. Tapi, kamu bisa langsung blokir kartu jika credit card kamu jatuh atau hilang. Jadi, nggak akan ada orang yang bisa menggunakan kartu tersebut untuk keperluan pribadi mereka.
Riwayat penggunaan kartu kredit juga bisa diperiksa dari jarak jauh oleh pihak bank (tentunya dengan seizin kamu), sehingga kalau kartu kamu hilang dan tiba-tiba ada transaksi di luar negeri, kamu bisa segera meminta pihak bank untuk memblokir kartu tersebut.
5. Benefit
Kartu kredit juga menawarkan berbagai benefit yang tidak akan bisa kamu peroleh jika membayar menggunakan kartu debit atau uang tunai. Berbagai benefit tersebut seperti, diskon belanja di merchant tertentu, poin rewards yang bisa dikumpulkan untuk mendapatkan diskon di masa depan atau bahkan lounge eksklusif khusus pengguna kartu tertentu.
Honest juga menawarkan keuntungan kartu kredit ini loh. Kamu bisa cek selengkapnya di official website Honest!
Kekurangan
1. Biaya transaksi dan kurs
Kebalikan dari membayar menggunakan uang tunai, kamu harus memperhatikan biaya transaksi dan kurs saat belanja menggunakan kartu debit atau kredit di luar negeri. Kurs atau nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing bisa berubah sewaktu-waktu dan biasanya setiap bank akan menerapkan kurs dan biaya transaksi yang berbeda-beda.
2. Iuran tahunan
Kartu kredit untuk transaksi di luar negeri umumnya memiliki nilai iuran tahunan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis credit card lainnya. Iuran tahunan ini memang bisa dihapuskan, tapi fasilitas penghapusan iuran tahunan ini biasanya hanya untuk pengguna yang sering menggunakan kartu tersebut dan atau memiliki poin rewards yang cukup.
3. Belum tentu cocok digunakan di semua negara
Sekali lagi, cari tips membeli barang dan jasa di suatu negara atau daerah tertentu. Sebab, kartu kredit atau debit belum tentu bisa digunakan untuk membayar banyak hal di negara tersebut, sehingga kamu perlu lebih banyak uang tunai. Contohnya, kamu mau berpetualang di pedalaman Malaysia, maka kamu bisa jadi perlu ringgit lebih banyak dibandingkan bawa credit card.
Bayar cash vs kartu kredit, mana yang terbaik?
Kamu bisa membawa uang tunai dan credit card sekaligus saat bepergian ke luar negeri. Karena, keduanya bisa digunakan untuk keperluan yang berbeda. Hanya saja, pastikan kamu membawa uang tunai secukupnya saja dan pastikan kamu meletakkannya di tempat yang aman. Ingat kata Bang Napi “Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tetapi juga karena adanya kesempatan. WASPADALAH! WASPADALAH!!".
Tunggu apa lagi?
Dapatkan Honest Card kamu sekarang








