Honest Bank Whatsapp
Apa itu financial check up? Definisi, manfaat, dan cara melakukannyaApa itu financial check up? Definisi, manfaat, dan cara melakukannya

Apa itu financial check up? Definisi, manfaat, dan cara melakukannya

Clean Qurrota A’yun
Jun 12, 2025
Lompat ke:

Sama seperti tubuh yang perlu dicek secara rutin, keuangan pribadi kamu juga butuh diperiksa secara berkala. Proses ini disebut financial check up, pemeriksaan keuangan untuk mengetahui apakah ada “penyakit” dalam cara kamu mengelola uang.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan financial check up? Apa saja manfaatnya, dan bagaimana cara melakukannya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Definisi Financial Check Up

Financial check up adalah proses mengevaluasi kondisi keuangan kamu secara menyeluruh. Mulai dari pemasukan, pengeluaran, tabungan, utang, aset, sampai investasi. Semuanya diperiksa untuk tahu apakah keuanganmu sudah sehat atau masih perlu diperbaiki.

Kenapa penting? Karena dari sini kamu bisa tahu bagian mana yang udah oke dan mana yang masih harus diperbaiki. Misalnya, pengeluaran ternyata bocor halus atau utang udah mulai numpuk. Nah, dari hasil check up ini, kamu jadi bisa ambil keputusan yang lebih bijak, kayak kapan harus mulai nabung lebih banyak, kapan melunasi hutang, atau kapan mulai investasi.

Manfaat financial check up

Setelah mengetahui definisi dari financial check up, kini saatnya tahu apa saja manfaat yang bisa kamu dapatkan dari aktivitas ini. Simak selengkapnya!

1. Tahu kondisi keuangan sendiri 

Manfaat financial check up yang pertama adalah mengetahui kondisi keuangan sendiri secara nyata, bukan cuma feeling. Misalnya, penghasilan kamu cukup nggak sih buat nutupin semua pengeluaran bulanan? Atau ternyata ada pengeluaran kecil-kecil yang sering kebobolan tanpa disadari? Dari sini kamu bisa lihat jelas, apakah keuanganmu stabil, pas-pasan, atau justru defisit.

2. Bantu atur pengeluaran lebih baik 

Manfaat yang kedua adalah membantu mengatur pengeluaranmu lebih baik. Kadang, kita nggak sadar ternyata banyak banget pengeluaran yang sifatnya impulsif atau nggak terlalu penting. Nah, dari hasil evaluasi ini, kamu bisa mulai atur ulang prioritas pengeluaran, mana yang wajib, mana yang bisa dikurangi, dan mana yang harus dihentikan dulu. Jadi keuanganmu lebih terkontrol dan nggak gampang jebol.

3. Deteksi masalah sejak dini 

Financial check up juga bermanfaat untuk membantu kamu menemukan potensi masalah dalam pengelolaan keuangan sejak awal. Misalnya, belum memiliki dana darurat, rasio utang yang terlalu tinggi, atau belum adanya perlindungan asuransi yang memadai. Dengan mengetahui hal-hal ini lebih awal, kamu bisa segera mengambil langkah perbaikan sebelum masalah tersebut berkembang menjadi krisis keuangan yang lebih besar.

4. Bikin rencana keuangan lebih jelas 

Setelah mengetahui kondisi keuangan dan potensi masalahnya, kamu bisa mulai menyusun rencana keuangan yang lebih terarah. Financial check up membantu kamu menetapkan prioritas, apakah perlu fokus melunasi utang dulu, menambah tabungan, atau mulai berinvestasi. Jadi, setiap langkah keuangan yang kamu ambil punya tujuan yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan kamu saat ini.

5. Kelola utang dan investasi secara seimbang 

Terakhir, financial check up juga berperan dalam mengelola utang dan investasi secara seimbang. Artinya, kamu bisa melihat apakah proporsi utang yang dimiliki masih dalam batas wajar, serta apakah investasi yang kamu lakukan sudah sesuai dengan tujuan dan kemampuan. Dengan begitu, kamu tidak hanya fokus melunasi utang, tapi juga tetap bisa membangun aset jangka panjang.

Cara melakukan financial check up

Melakukan financial check up sebenarnya nggak sulit. Kamu bisa mulai dari langkah-langkah sederhana berikut ini!

1. Catat semua aset dan kewajiban

Mulai dari uang di tabungan, investasi, properti, hingga utang-utang seperti kartu kredit, cicilan kendaraan, atau pinjaman online. Catat secara detail agar kamu tahu total kekayaan bersihmu. Rumusnya aset dikurangi utang.

2. Evaluasi arus kas bulanan

Setelah berhasil mengetahui semua kekayaan bersih saatnya menghitung pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Apakah pengeluaranmu lebih besar dari pemasukan? Atau kamu masih punya sisa yang bisa ditabung dan diinvestasikan? Semuanya harus kamu ketahui dengan detail. 

3. Periksa dana darurat dan asuransi

Step selanjutnya, memeriksa dana darurat dan asuransi. Pastikan kamu punya dana darurat minimal 3–6 kali pengeluaran bulanan. Cek juga apakah kamu sudah terlindungi dengan asuransi kesehatan dan jiwa, terutama jika kamu sudah berkeluarga.

4. Cek skor kredit

Skor kredit adalah gambaran seberapa baik kamu mengelola utang, apakah kamu rutin membayar tagihan tepat waktu, berapa besar total cicilan yang kamu tanggung, dan seberapa sering kamu mengajukan kredit. 

Nilai ini sangat penting jika kamu berencana mengajukan pinjaman di masa depan, seperti KPR, cicilan kendaraan, atau modal usaha. Nah, kabar baiknya, kamu bisa cek skor kreditmu secara gratis setelah mengajukan Kartu Kredit Honest. Kartu kredit ini bukan sekadar alat pembayaran, tapi juga jadi alat bantu finansial yang bikin kamu lebih paham kondisi keuangan pribadi.

Honest Card dirancang buat kamu yang ingin belanja dengan lebih bijak sekaligus menjaga kestabilan keuangan. Proses pengajuannya cepat dan mudah, cukup lima menit, dan bisa disetujui hanya dalam dua jam. Tidak ada biaya tahunan yang membebani, dan kamu tetap bisa menikmati limit besar hingga Rp100 juta, yang bahkan bisa meningkat otomatis jika kamu rutin membayar tagihan tepat waktu. 

Selain itu, tagihannya fleksibel, kamu bisa atur sendiri mau cicil ringan, bayar sebagian, atau langsung lunas, sesuai kemampuanmu. Fitur notifikasi real-time di aplikasi kartu kredit juga bikin kamu bisa memantau pengeluaran secara langsung, sehingga lebih mudah mengendalikan keuangan. Kamu tinggal dowload saja Honest App di App store maupun Play store

Dengan berbagai fitur ini, Kartu Kredit Honest bukan cuma memudahkan kamu dalam bertransaksi, tapi juga membantu kamu membangun kebiasaan keuangan yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

5. Tinjau ulang tujuan keuangan

Cara financial check up selanjutnya adalah meninjau tujuan keuangan. Lihat lagi target keuanganmu, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Apakah kamu sedang menabung untuk beli rumah, menikah, atau dana pensiun? Financial check up bantu memastikan langkah-langkahmu menuju tujuan itu tetap sesuai jalur.

6. Evaluasi investasi yang dimiliki

Terakhir, kalau kamu sudah mulai investasi, periksa kembali portofolio kamu. Apakah terlalu agresif, terlalu konservatif, atau sudah sesuai dengan profil risikomu? Cek juga apakah hasil investasinya mendekati target atau belum.

Financial check up adalah langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan keuanganmu. Dengan rutin melakukannya, kamu bisa lebih memahami kondisi finansial saat ini dan mengambil keputusan yang lebih bijak untuk masa depan. 

Untuk memudahkan prosesnya, kamu bisa mulai dari contoh yang sederhana dan menggunakan kalkulator financial check up sebagai alat bantu. Semakin kamu terbiasa mengevaluasi keuangan secara rutin, semakin kuat pula pondasi finansial yang kamu bangun.

No items found.
No items found.

Tunggu apa lagi?

Dapatkan Honest Card kamu sekarang

Ajukan